PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) berpotensi mempertahankan pembagian dividen bernilai tinggi sebesar Rp42-56 per saham untuk tahun buku 2026, menurut laporan dari investor.id. Hal ini datang setelah ESSA mengungguli supermajor minyak lain dalam kenaikan harga sahamnya pada tahun 2026 dengan peningkatan sebesar 62,64%. Meskipun laba perusahaan meningkat signifikan di semester pertama 2026, dividen per saham telah turun secara drastis dari sekitar $1,89 pada tahun 2024 menjadi hanya $0,71. Petrobras, sebagai contoh, mencatat penurunan ini dan menekankan fokusnya pada pengurangan utang serta menghadapi beban pajak ekspor minyak dan diesel baru dari Brasil yang berdampak pada arus kas. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa kenaikan dividen tidak mungkin terjadi sampai harga minyak stabil, mencerminkan perubahan strategi pengembalian modal yang penting bagi investor.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** ESSA
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Sabtu, 22 Agustus 2026 00:40:21 WIB*