PT Bidiphar Tbk (DBD) telah membagikan dividen interim sebesar Rp 40,93 miliar kepada para investor yang berhak atas dividen tahun buku 2026. Pembagian ini merupakan bagian dari langkah-langkah peningkatan modal hingga mencapai lebih dari Rp 189 juta atau USD 18,9 juta. Pada kuartal kedua tahun 2026, perusahaan tersebut menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp 471 miliar, turun sekitar 0,6% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Pengeluaran keuangan dan administrasi juga meningkat, menyebabkan laba bersih perusahaan setelah pajak mencapai Rp 89,17 miliar. Total aset Bidiphar mencapai Rp 2,81 triliun hingga akhir tahun 2026, naik sekitar 8,2% dibandingkan awal tahun. Dengan dividen ini, Bidiphar menunjukkan kinerja bisnis yang stabil meskipun menghadapi tekanan biaya yang meningkat.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** DBD
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 21 Agustus 2026 17:34:50 WIB*