PT Bach Multi Global Tbk (BACH) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten baru pada Rabu, 8 Juli. Aksi ini menandakan kedatangan dua perusahaan ke pasar modal, sesuai dengan pengumuman BEI sebelumnya. PT Bach Multi Global Tbk telah menggelar IPO dan beroperasi secara profesional semenjak penawaran umum perdana saham (IPO). BACH merupakan perusahaan penyedia layanan terintegrasi yang mencakup penjualan genset, penyewaan genset untuk kebutuhan pembangkit listrik tenaga diesel, serta jasa konstruksi dan pemeliharaan infrastruktur telekomunikasi. Bisnis BACH telah berkembang dari awal sebagai agen tunggal merek Himoinsa di Indonesia hingga mencakup produk genset internasional lainnya. Dalam IPO tersebut, BACH menawarkan maksimal 615 juta saham baru atau setara dengan 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor pasca IPO. Harga penawaran berkisar Rp 400-Rp 500 per saham, akhirnya menetapkan di level Rp 442 per saham. Dalam penggunaan dana IPO, BACH berencana menggunakan sebagian untuk pembayaran utang ke PT Bank Permata Tbk atas fasilitas pinjaman jangka pendek. Kinerja BACH telah meningkat dan pada hari perdana perdagangan mencetak auto rejection setelah melonjak 24,43% ke posisi harga Rp 550 per saham. PT Bach Multi Global Tbk dikenal sebagai bagian dari Grup Djarum, yang berkomitmen untuk ekspansi bisnis dan menjaga kinerja hingga tahun 2030.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BACH
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 21 Agustus 2026 18:11:42 WIB*