Pada periode kedua tahun 2026, emiten asli dari Indonesia siap menggalakkan penggalangan dana melalui aksi korporasi. Empat perusahaan yang sedang berencana melakukan penambahan modal melalui aksi korporasi ini adalah PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP), PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS), dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU).
PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk, berencana melakukan aksi korporasi penambahan modal melalui mekanisme private placement. Dalam rangkaian ini, perusahaan tersebut menawarkan maksimal 502.86 juta saham seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham. Aksi korporasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan usaha dan penambahan modal kerja perseroan. Sejalan dengan itu, manajemen juga menetapkan bahwa setiap pemegang saham Perseroan akan terkena dilusi kepemilikannya sebanyak-banyaknya 9,09%.
Aksi korporasi yang berlangsung di PT Folago Global Nusantara Tbk. (IRSX) merupakan aksi rights issue. Perusahaan tersebut menawarkan maksimal 12,39 miliar saham baru bernilai nominal Rp15 per saham. Selain itu, manajemen juga mempromosikan penerbitan sebanyak-banyaknya 1,85 miliar waran seri II dengan rasio 100 saham baru berhak atas 15 waran seri II. Aksi rights issue IRSX ini bertujuan untuk menutupi biaya operasional dan pengembangan usaha.
PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) juga telah mempersiapkan rencana aksi korporasi penambahan modal melalui penerbitan maksimal 2,87 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Penggalangan dana ini berpotensi menghasilkan dilusi kepemilikan pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya sebanyak-banyaknya 13,71 persen.
Seiring dengan keempat emiten tersebut, ada juga PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) yang merencanakan untuk melakukan aksi korporasi melalui penerbitan maksimal 502.86 juta saham baru bernilai nominal Rp100 per saham. Selain itu, manajemen juga memproyeksikan seluruh dana hasil penambahan modal akan dialokasikan untuk kebutuhan pengembangan usaha dan penambah modal kerja perseroan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BIPP, IRSX, BMAS, RATU
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 21 Agustus 2026 16:28:00 WIB*