Pencatatan saham perdananya hari ini, Rabu (8/7/2026), Saham PT Merck capai rekor tertinggi sebesar 72% dari tawaran akuisisi. Ini berarti nilai pasar perusahaan melesakkan ke area 15 triliun rupiah. Sementara itu, penghasilan per saham (EPS) disesuaikan turun 1,9% menjadi $0,52, menunjukkan hasil yang campuran.
Kenaikan ini ditandai dengan aksi korporasi besar-besar di pasar saham Indonesia. Akuisisi Merck KGaA diperkirakan akan membawa manfaat signifikan bagi PT Merck dalam hal teknologi dan produk baru, namun penurunan EPS menunjukkan bahwa rencana tersebut masih perlu dilihat dari sisi finansial.
Kemajuan ini juga mengungkap potensi besar di sektor biotek dalam negeri. Meski demikian, sentimen positif terhadap aksi korporasi ini mungkin akan berpotensi mempengaruhi penilaian kembali bagi investor dan analis yang telah mencatat rencana akuisisi tersebut.
Namun, beberapa analisis juga menyuarakan kritikan tentang nilai pasar saham PT Merck. Sejumlah ahli keuangan menilai bahwa valuatasi saat ini masih terlalu tinggi, mungkin menunjukkan adanya overvaluasi di tengah aksi korporasi besar-besar tersebut.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** MERCK
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 20 Agustus 2026 00:54:00 WIB*