Microsoft Saham Turun Sebanyak 21% Akibat Biaya Memori dan Penyimpanan yang Melonjak

Saham Microsoft Corporation turun sebanyak 21% pada bulan Juni, menjadi penurunan paling signifikan sejak tahun 2000. Keputusan perusahaan untuk meningkatkan harga produk Apple seperti MacBook dan iPad karena biaya memori dan penyimpanan yang melonjak akibat permintaan untuk pusat data AI telah berdampak pada turunannya tersebut, menurut laporan detil dari EinsNews. CEO Tim Cook menyebutkan situasi ini sebagai ‘banjir seratus tahun’.

Latar belakang informasi sebelumnya mengungkapkan bahwa saham Apple juga turun hingga 6% di awal Juni karena kenaikan harga produknya, terutama MacBook dan iPad. Seiring dengan perubahan ini, banyak penulis jurnal keuangan telah mencermati dampak dari berbagai faktor pasar pada saham-saham utama seperti Microsoft dan Apple.

Sementara itu, laporan lain menunjukkan bahwa OpenAI sedang mempertimbangkan untuk mundur dari IPO (Ibukotakan Saham Umum) hingga 2027. Hal ini disebabkan oleh volatilitas pasar dan kekhawatiran terkait valuasi perusahaan tersebut, yang juga dipengaruhi oleh penurunan saham Microsoft sebesar $1 triliun selama periode yang sama.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** MSFT

*Tanggal Source Berita: Selasa, 18 Agustus 2026 22:16:50 WIB*