Energi Mega Persada Tertingkatkan Laba Bersih Sebesar 27%

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), sebuah perusahaan dalam portofolio bisnis Grup Bakrie, mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 27% secara tahunan pada semester I-2026. Laba bersih emiten minyak dan gas (migas) tersebut meningkat menjadi US$ 45,23 juta dari US$ 35,72 juta pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Kenaikan laba bersih tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan penjualan bersih dan earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi. Secara keseluruhan, Energi Mega Persada membukukan peningkatan kinerja keuangan pada enam bulan pertama 2026.

Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Presiden Direktur Energi Mega Persada (ENRG), Syailendra S Bakrie, mengatakan, kinerja perusahaan ditopang kontribusi berkelanjutan dari portofolio aset yang telah berproduksi serta peningkatan pendapatan. “Perseroan membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester pertama 2026, didukung oleh kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio aset yang telah berproduksi serta peningkatan pendapatan perseroan,” ujar Syailendra dalam keterangannya.

Sementara itu, ENRG membukukan penjualan bersih sebesar US$ 283,37 juta pada semester I-2026. Angka tersebut naik 19% dibandingkan dengan US$ 239,11 juta pada semester I-2025. EBITDA perseroan juga meningkat 25% menjadi US$ 186,28 juta dari sebelumnya US$ 149,23 juta.

Syailendra menjelaskan bahwa Energi Mega Persada akan terus berupaya mengoptimalkan aset yang telah dimiliki sekaligus menjalankan sejumlah inisiatif pertumbuhan. “Di masa mendatang, kami akan tetap fokus untuk mengoptimalkan aset yang sudah ada, melanjutkan berbagai inisiatif pertumbuhan, serta menjaga disiplin dalam pelaksanaan di lapangan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” ujar Syailendra.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** ENRG
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Selasa, 18 Agustus 2026 10:07:00 WIB*