FAST: Perbaikan Kinerja Semester I 2026 Menunjukkan Efisiensi dan Penghematan

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pemegang lisensi restoran KFC di Indonesia, melaporkan perbaikan kinerja pada semester pertama tahun 2026. Emiten itu membukukan rugi bersih yang terkendala sebesar Rp56,74 miliar, turun dari sekitar Rp138,75 miliar di periode sama tahun lalu. Efisiensi telah mencapai tingkat tertinggi melalui penurunan beban umum dan administrasi menjadi 281,25 miliar rupiah, atau turun 19,60% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam hal pendapatan, FAST berhasil meningkat 16,09%, mencapai Rp2,79 triliun. Hal ini ditopang oleh peningkatan penerimaan kas dari pelanggan, yang meningkatkan arus kas operasional menjadi sekitar Rp215,99 miliar dan membantu menutupi rugi usaha dengan 77,36% YoY menjadi Rp32,42 miliar. Posisi kas dan setara kas akhir perusahaan juga meningkat menjadi sekitar Rp147,03 miliar, naik dari posisi sebelumnya yang tercatat Rp408,94 miliar.

Dengan peningkatan pendapatan dan efisiensi operasional, FAST telah mampu mengurangi rugi bersih kepada pemilik entitas induk menjadi 56,74 miliar rupiah pada semester pertama tahun 2026, yang merupakan terobosan signifikan dibandingkan dengan penutupan di periode sama setahun sebelumnya.

Saham FAST juga mencapai peningkatan sebesar 19% pada perdagangan Jumat (14/8), menguat dari posisi sebelumnya Rp430,65 menjadi Rp478. Efisiensi dan efektivitas tersebut membawa kepercayaan bahwa FAST memiliki potensi untuk tumbuh di masa depan.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** FAST
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Senin, 17 Agustus 2026 13:30:00 WIB*