Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Dividen adalah bagian dari laba setelah pajak yang dibagikan perusahaan kepada pemegang sahamnya sesuai dengan proporsi kepemilikan mereka. Bagi investor, ini merupakan sumber pendapatan penting, selain keuntungan dari selisih harga saham.
Tergantung pada hasil bisnis, arus kas, dan kebijakan pembagian laba, dividen dapat dipertahankan secara teratur atau diubah setiap tahun. Selama minggu 17-21 Agustus, pasar menyaksikan sekitar 30 perusahaan mengumumkan tanggal pencatatan pembayaran dividen mereka, dengan hampir 24 perusahaan membayar tunai, dengan tingkat mulai dari 3% hingga 44%.
Perusahaan dengan rasio pembayaran dividen tertinggi minggu ini adalah Number 1 Machinery Parts Joint Stock Company (FT1) dengan dividen tahun 2025 hingga 44,07%. Dengan demikian, pemegang saham yang memiliki satu saham FT1 akan menerima uang tunai sebesar 4.407 VND.
Dengan lebih dari 7 juta saham yang beredar, FT1 diperkirakan akan mengeluarkan sekitar 31,2 miliar VND untuk pembayaran dividen ini. Tanggal pencatatan adalah 24 Agustus, dan pembayaran diperkirakan akan dilakukan mulai 22 September.
Yang perlu diperhatikan, kebijakan dividen Number 1 Machinery Parts cukup menarik selama bertahun-tahun. Sejak sahamnya terdaftar di UPCoM pada tahun 2017, perusahaan ini tidak pernah absen membayar dividen tunai dengan tingkat lebih dari 30%. Pada tahun 2024, tingkat dividen tunai perusahaan bahkan mencapai 51%.
Perusahaan lain yang menarik perhatian adalah Hoa Cam Concrete Joint Stock Company – INTIMEX (HCC), dengan dividen tunai sebesar 30% untuk tahun 2025, setara dengan 3.000 VND per saham.
Tanggal pendaftaran terakhir HCC adalah 20 Agustus, sedangkan tanggal pembayaran yang diharapkan adalah 16 Oktober 2026. Dengan lebih dari 6,5 juta saham yang beredar, perusahaan memperkirakan akan mengeluarkan dana sekitar 19,5 miliar VND.
Dari jumlah tersebut, Intimex Group – perusahaan induk yang memiliki 51,48% modal HCC – dapat menerima sekitar 10 miliar VND. Dividen sebesar 30% ini juga merupakan yang tertinggi dalam sejarah operasional HCC.
Pada tanggal 20 Agustus mendatang, Northern Power Investment and Development Joint Stock Company 2 (Nedi 2 – ND2) juga akan menyelesaikan daftar pemegang saham yang menerima dividen tunai untuk tahun 2025.
Rasio pembayaran dividen diumumkan sebesar 35%, setara dengan 3.500 VND per saham. Dengan hampir 50 juta saham yang beredar, Nedi 2 diperkirakan akan mengeluarkan dana sekitar 175 miliar VND. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 23 Septemb… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Senin, 17 Agustus 2026 08:55:19 WIB*