Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily
JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Minggu (15/8/2026):
1. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 16 Agustus 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan berbagai karat terpantaudi Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Minggu (16/8/2026) di sini.
2. Saham Bank Besar yang Murah Meriah, Potensi Cuan Dekati 30%
Kinerja PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pada semester I-2026 tetap solid di tengah tekanan margin. Sementara itu, di lantai bursa, saham BMRI terbilang murah meriah dengan potensi cuan hampir 30%.
Bank Mandiri, salah satu bank besar di Tanah Air, mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 30,4 triliun pada semester I-2026, meningkat 24,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan pendekatan tersebut, Kiwoom Sekuritas Indonesia menetapkan target harga saham BMRI dalam 12 bulan sebesar Rp 5.400. Ini mengindikasikan potensi cuan hampir 30% atau tepatnya 29,5% dari harga terakhir.
3. Adu Potensi Cuan Saham Batu Bara, BUMI Menang Telak
Harga batu bara bakal mendapatkan sokongan kuat dari fenomena El Nino, pengetatan pasokan LNG, kenaikan pemanfaatan di Jepang dan Korea Selatan (Korsel), dan pemulihan permintaan dari China. Ini akan menopang pergerakan lima saham batu bara top, PTBA, AADI, ITMG, INDY, dan BUMI.
Sinarmas Sekuritas memilih saham PTBA di sektor batu bara, didukung katalis relaksasi RKAB dan potensi kenaikan harga DMI. Lalu, saham BUMI dan INDY diuntungkan oleh diversifikasi usaha.
Soal potensi cuan terbesar ada di saham BUMI, sedangkan terendah ITMG. Nama yang terakhir dinilai menghadapi tantangan dari striping ratio tinggi, 10-11 kali, dan mandatori bahan bakar B50 yang memicu ketidakpastian operasional, mengapa?
4. Siap-siap Harga Emas Antam (ANTM) Masuk Titik Tak Terduga
Pakar memproyeksi harga emas batangan PT Antam Tbk (… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Senin, 17 Agustus 2026 06:05:00 WIB*