Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek emiten unggas diproyeksi membaik pada semester II-2026. Hal itu seiring pemulihan harga day old chick (DOC) dan broiler setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan.
Pemulihan harga tersebut mulai terlihat pada Juli 2026. Mirae Asset Sekuritas mencatat harga rata-rata DOC mencapai Rp 5.286 per ekor, melonjak 51,5% secara bulanan, sedangkan harga broiler naik 11,4% menjadi Rp 18.661 per kilogram.
Equity Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Andreas Saragih mengatakan, kenaikan harga DOC berkaitan dengan pemulihan harga broiler, komitmen stabilisasi industri, serta berlanjutnya program MBG. Kondisi tersebut turut menjaga permintaan unggas tetap kuat.
“Rata-rata harga DOC pada tujuh bulan pertama 2026 mencapai Rp 5.809 per ekor, naik 18,1% secara tahunan, sedangkan harga broiler mencapai Rp 20.124 per kilogram, meningkat 12,8% secara tahunan,” tulisnya dalam riset yang dirilis pada Selasa (11/8/2026).
Menurut Andreas, rata-rata harga DOC dan broiler selama tujuh bulan 2026 sudah berada di atas rata-rata 2025. Namun, pemulihan tersebut datang bersamaan dengan harga jagung yang masih tinggi, naik 38,8% secara tahunan.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini,Minggu (16/8), Tetap Rp 2.675.000 Per Gram, Cek Lengkapnya
“Kami mempertahankan peringkat overweight untuk sektor unggas karena pemulihan harga DOC dan broiler berlanjut setelah program MBG kembali berjalan, meski terdapat risiko harga jual dan biaya input,” katanya.
Dari sisi kinerja, pemulihan harga tersebut mulai tercermin pada PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). KB Valbury Sekuritas mencatat, pendapatan CPIN pada semester I 2026 tumbuh 19,2% menjadi Rp 39,42 triliun.
Laba bersih CPIN bahkan melonjak 95,1% menjadi Rp 3,71 triliun pada semester I 2026. Kinerja tersebut ditopang membaiknya harga DOC dan broiler, pengelolaan biaya, serta keuntungan selisih kurs satu kali.
Equity Research Analyst KB Valbury Sekuritas Andre Suntono memperkirakan, permintaan ayam mulai pulih pada kuartal III 2026 dan menguat pada kuartal IV. Prospek tersebut ditopang kelanjutan MBG serta momentum perayaan musiman.
“Permintaan ayam, baik DOC maupun broiler diperkirakan mulai pulih pada kuartal ketiga 2026 dan menguat pada kuartal keempat, didukung kelanjutan MBG dan perayaan musiman,” ucapnya.
Di sisi lain, Equity Research Analyst Indo Premier Sekuritas Andrianto Saputra dan Nicholas Bryan mencermati, penurunan l… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Minggu, 16 Agustus 2026 13:45:54 WIB*