Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
PT Batavia Prosperindo International Tbk (BPII) akan membagikan dividen interim 2026 sebesar Rp 3,54 per saham. Berikut jadwal lengkapnya.
Liputan6.com, Jakarta – PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp 34,98 miliar. Seiring pembagian dividen itu, pemegang saham akan mendapatkan dividen Rp 3,54 per saham.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (15/8/2026), PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 12 Agustus 2026.
Perseroan membagikan dividen interim tahun buku 2026 dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2026 antara lain laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 42,82 miliar, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,59 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 1,85 triliun.
Jadwal pembagian dividen tahun buku 2026:
Berdasarkan data RTI, pada penutupan perdagangan saham Jumat, 14 Agustus 2026, harga saham BPII naik 4,98% menjadi Rp 464 per saham. Harga saham BPII berada di level tertinggi Rp 494 dan terendah Rp 436 per saham. Total frekuensi perdagangan 100 kali dengan volume perdagangan 565 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 26,4 juta.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan hingga menyentuh posisi 6.400 pada perdagangan saham 3-7 Agustus 2026. Analis menilai, pergerakan IHSG didorong sentimen internal seperti rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II 2026 yang tumbuh 5,29% Year on Year (YoY) tetapi cenderung melambat.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (8/8/2026), IHSG melambung 2,78% sehingga ditutup ke 6.409,65 dari penutupan sebelumnya di 6.236,12.
Kenaikan IHSG sepekan juga diikuti kapitalisasi pasar. Kapitalisasi pasar melambung 2,64% menjadi Rp 11.212 triliun dari pekan lalu Rp 10.923 triliun.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG sepekan naik 2,78% dan disertai dengan ada peningkatan volume pembelian. Namun, pada 6 Agustus 2026 masih terdapat aliran dana keluar Rp 457 miliar di pasar regular. Sedangkan dari sisi sentimen yang mempengaruhi IHSG, Herditya mengatak… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Sabtu, 15 Agustus 2026 16:04:41 WIB*