Emiten Omzetnya Rp 35 T, PBV Cuma 0,24 Kali, Lagi Dicicil Terus

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) kembali diborong investor asing sepanjang pekan ini, tanggal 10-14 Agustus 2026, dengan angka net buy Rp 12,62 miliar.

Pada dua pekan sebelumnya, saham emiten BUMN SMGR juga selalu membukukan net buy investor asing, yakni Rp 12,41 miliar periode 27-31 Juli serta Rp 20,83 miliar periode 3-7 Agustus.

Total, dari 27 Juli sampai 14 Agustus 2026, investor asing menorehkan net buy Rp 45,86 miliar di saham Semen Indonesia.

Pada perdagangan Jumat (14/8/2026) kemarin, saham Semen Indonesia ditutup loncat 4,64% ke Rp 1.580. Sebanyak 22,51 juta saham SMGR diperdagangkan, frekuensi 4.278 kali, dan nilai transaksi Rp 35,11 miliar.

Dalam periode year to date (ytd), saham SMGR longsor sekitar 40%.

Rasio price to book value (PBV) SMGR hanya 0,24 kali. Rasio PBV membandingkan harga saham di pasar dengan nilai buku per saham.

Sedangkan price earning ratio (PER) SMGR 33,19 kali (annualized). PER annualized membandingkan harga saham di pasar dengan laba per saham disetahunkan.

Sepanjang tahun 2025, SMGR membukukan pendapatan atau omzet Rp 35,24 triliun, melemah dari Rp 36,18 triliun di 2024.

Laba bersih perseroan juga anjlok dari Rp 719,76 miliar menjadi Rp 190,84 miliar.

Sedangkan, untuk kuartal I-2026, Semen Indonesia mencatatkan pendapatan Rp 8,28 triliun. Naik dari Rp 7,65 triliun pada periode yang sama tahun 2025.

Sedangkan laba bersih juga menguat ke Rp 80,34 miliar dari Rp 42,58 miliar di kuartal I-2025.

Adapun laporan keuangan SMGR untuk semester I-2026 sedangk dilakukan penelaahan secara terbatas.

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

*Tanggal Source Berita: Sabtu, 15 Agustus 2026 15:05:50 WIB*