Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Pendapatan usaha bersih PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) selama semester I 2026 mencapai Rp1,57 triliun, meroket 205,94% (year-on-year/yoy).
Anda mengakses konten Single Data
Premium.
Untuk meneruskan, silakan berlangganan, atau beli secara satuan.
Nikmati akses premium dengan harga yang lebih terjangkau.
Rp300.000
150.000/bulan
Akses lebih banyak konten premium dan fitur eksklusif khusus pelanggan.
Langsung baca artikel “Laba Emiten Hashim Djojohadikusumo (WIFI) Cetak Rekor pada Semester I 2026”.
Silakan beli artikel ini atau berlangganan untuk mengakses fitur sumber.
Hubungi KIC untuk permintaan data, riset, dan analisis. Hubungi sekarang »
Pendapatan usaha bersih PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) selama semester I 2026 mencapai Rp1,57 triliun, meroket 205,94% (year-on-year/yoy).
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, pendapatan paruh pertama tahun ini merupakan yang tertinggi selama periode semester I 2021-2026.
Pendapatan usaha semester I 2026 ditopang segmen telekomunikasi Rp1,28 triliun, periklanan Rp111,88 miliar, dan perdagangan besar Rp177,71 miliar. Semuanya dikurangi potongan harga Rp24,20 juta.
Beban pokok pendapatan emiten milik adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo, ini mencapai Rp620,31 miliar. Alhasil, laba bruto WIFI pada semester I 2026 mencapai Rp950,58 miliar, melesat 142,27% (yoy).
Sejalan dengan kinerja pendapatan, laba bersih periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga meroket 45,30% (yoy) menjadi Rp331,16 miliar pada semester I 2026.
Secara periodik semester I 2021-2026, laba pada enam bulan pertama tahun ini juga menjadi yang tertinggi, seperti terlihat pada grafik.
Per 30 Juni 2026, total aset WIFI mencapai Rp20,95 triliun, melonjak 38,11% dibanding akhir 2025. Asetnya berupa liabilitas Rp11,93 triliun dan ekuitas Rp9,02 triliun.
Dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), WIFI menjelaskan, total aset melonjak karena ada peningkatan kas dan setara kas dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I Tahun 2026.
Kemudian dari Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I Tahun 2026 serta Obligasi III dan Sukuk II PT Integrasi Jaringan Ekosistem Tahun 2026.
Peningkatan aset juga dipengaruhi persediaan dan aset tetap terutama pada sektor telekomunikasi untuk pengembangan usaha, baik pada layanan fiber to the home ma… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Kamis, 13 Agustus 2026 10:55:00 WIB*