Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Berdasarkan laporan keuangan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), penjualan dan laba perseroan turun pada semester I 2026.
Anda mengakses konten Single Data
Premium.
Untuk meneruskan, silakan berlangganan, atau beli secara satuan.
Nikmati akses premium dengan harga yang lebih terjangkau.
Rp300.000
150.000/bulan
Akses lebih banyak konten premium dan fitur eksklusif khusus pelanggan.
Langsung baca artikel “Penjualan dan Laba Emiten Sawit Haji Isam (JARR) Turun pada Semester I 2026”.
Silakan beli artikel ini atau berlangganan untuk mengakses fitur sumber.
Hubungi KIC untuk permintaan data, riset, dan analisis. Hubungi sekarang »
Berdasarkan laporan keuangan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), penjualan dan laba perseroan turun pada semester I 2026.
Penjualan JARR pada paruh pertama tahun ini mencapai Rp1,76 triliun, berkurang 13,60% (year-on-year/yoy) dibanding semester I 2025 yang sebanyak Rp2,04 triliun.
Selama semester I 2022-2026, penjualan emiten yang terafiliasi dengan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam ini berfluktuasi, dengan capaian tertinggi pada semester I 2022 yang sebanyak Rp2,53 triliun.
Pada enam bulan pertama 2026, penjualan emiten sawit ini ditopang produk fatty acid methyl ester (FAME) senilai Rp1,50 triliun dan crude glycerine (CG) Rp144,64 miliar.
Kemudian penjualan produk minyak goreng Rp48,95 miliar, palm fatty acid distillate (PFAD) Rp45,92 miliar, dan kernel Rp18,85 miliar.
Beban pokok penjualan JARR semester I 2026 mencapai Rp1,41 triliun. Akhirnya, perseroan membukukan laba bruto Rp350,70 miliar atau turun 2,58% (yoy).
Sementara, JARR membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp158,93 miliar, turun 0,91% (yoy).
Selama periode semester I 2022-2026, laba tahun berjalan JARR berfluktuasi, dengan torehan tertinggi pada semester I 2025 yang sebanyak Rp160,39 miliar.
Nilai aset JARR per 30 Juni 2026 mencapai Rp4,09 triliun, naik 1,83% dibanding akhir 2025. Asetnya berupa liabilitas Rp2,08 triliun dan ekuitas Rp2,02 triliun.
(Baca: Emiten Tambang DEWA Cetak Rekor Laba pada Semester I 2026)
Silakan beli artikel ini atau berlangganan untuk mengakses fitur sumber.
Hubungi KIC untuk permintaan data, riset, dan analisis. Hubungi sekarang »
©2022 Katadata. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
*Tanggal Source Berita: Senin, 10 Agustus 2026 13:25:00 WIB*