Nilai Merger dan Akuisisi Kripto Melonjak, Penurunan Transaksi Sementara

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), atau Mitratel, telah menyiapkan mekanisme pembelian kembali saham senilai Rp 2,98 triliun sebagai bagian dari rencana penggabungan usaha dengan dua anak perusahaannya. Aktivitas transaksi merger dan akuisisi di pasar modal Indonesia pada semester I 2026 melonjak secara signifikan, namun peningkatan tersebut terjadi dalam konteks penurunan jumlah pengumuman transaksi. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa sepanjang Januari-Juni 2026, ada 87 pengumuman akuisisi, yang turun sekitar 25% dibandingkan periode sebelumnya. Namun, nilai transaksi yang diungkapkan melejit 223%, mencapai US$9,66 miliar. Empat dari 87 transaksi tersebut menyumbang hampir setengah dari total nilai merger dan akuisisi yang diungkapkan. Salah satu transaksi terbesar melibatkan rencana mergers dan akuisisi Equiniti, sejumlah US$4,2 miliar. Meskipun demikian, peningkatan nilai tidak disertai dengan peningkatan harga perusahaan kripto secara keseluruhan. Riset CryptoRank menunjukkan bahwa meski banyak transaksi besar yang terjadi di pasar modal Indonesia pada semester I 2026, aktivitas transaksi secara keseluruhan tetap turun. Pada sisi pembeli, peningkatan dominasi dari perusahaan publik dan bursa dengan lisensi, menandakan sejumlah pembelian jumbo yang lebih banyak terjadi di pasar. Perubahan ini tidak berdampak langsung pada valuasi perusahaan kripto secara keseluruhan, namun mempengaruhi nilai transaksi dan total transaksi merger dan akuisisi.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** MTEL

*Tanggal Source Berita: Minggu, 09 Agustus 2026 21:14:00 WIB*