BUMI Saham Mulai Naik Setelah Rencana Akuisisi Tambang Australia

PT Bumi Resources Tbk (BUMI), perusahaan pertambangan yang tengah mengembangkan portofolio non-batu bara, mulai menunjukkan momentum positif setelah meluncurkan rencana akuisisi sebuah perusahaan tambang asal Australia. Saat ini, saham BUMI telah bergerak di atas Rp170 dan mencapai area Rp180, melewati moving average 50 hari yang berada di sekitar Rp168.

Dalam langkah strategis untuk memperluas bisnisnya, BUMI menawarkan akuisisi seluruh saham dari Loyal Metals Ltd, perusahaan tambang asal Australia yang memiliki eksposur pada emas dan tembaga. Transaksi ini diharapkan dapat dilaksanakan pada Agustus 2026, setelah memenuhi persyaratan dan persetujuan terkait dalam aturan hukum Australia.

Rencana tersebut telah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan saham BUMI mulai naik. Pergerakannya ini tidak hanya menarik perhatian investor, tetapi juga semakin memperkuat potensi kenaikan harga di masa depan. Pasar saat ini berfokus pada target Rp180 dan kemudian hingga Rp200 sebagai area resistance yang dapat membuka peluang untuk pergerakan saham BUMI ke arah bullish.

Dalam hal fundamental, langkah akuisisi Loyal Metals Ltd telah memberikan momentum positif bagi BUMI. Kenaikan ini juga didukung oleh peningkatan sentimen investor setelah BUMI berhasil melewati moving average 50 hari dan menunjukkan kemampuan untuk melanjutkan tren naik.

Sebagai persyaratan selanjutnya, BUMI berencana mengumpulkan A$0,45 per saham dari pemegang Loyal Metals Ltd. Ini merupakan penawaran tunai yang didasarkan pada nilai ekuitas perusahaan target akuisisi sekitar A$79,11 juta.

Jika transaksi tersebut dapat dilaksanakan dan harga BUMI berhasil bertahan di atas area Rp180, potensi kenaikan sahamnya kemungkinan besar akan terbuka. Namun, jika pergerakannya gagal melewati resistance tersebut, BUMI mungkin akan menghadapi tantangan dalam menciptakan momentum yang lebih kuat dan memungkinkan untuk naik.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BUMI
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Rabu, 05 Agustus 2026 22:11:00 WIB*