Paramount Tunda Penyelesaian Akuisisi Warner Bros Discovery Kedua

Pada Rabu, 1 Juli 2026, Paramount kembali memperpanjang jadwal penyelesaiannya untuk akuisisi senilai US$110 miliar dari Warner Bros Discovery (WBD). Sebelumnya, transaksi tersebut ditunda hingga 17 Agustus oleh hakim federal California dan kemudian menundanya lagi karena gugatan yang diajukan oleh dua negara bagian. Hal ini mencerminkan tantangan yang masih dihadapi dalam proses akuisisi senilai lebih dari Rp2.005 triliun tersebut, meskipun MSCI telah memperdalam tren positif atas penundaan evaluasi status pasar modal hingga November 2026.

Sebagai bagian dari perkembangan ini, koalisi jaksa agung negara bagian dan Writers Guild of America mengajukan gugatan kepada hakim antimonopoli pada pertengahan Juli lalu. Penjelasan keputusan garis waktu persidangan tersebut oleh Hakim Araceli Martínez-Olguín, yang ditetapkan untuk berlangsung mulai 2 Maret 2027 dengan durasi selama 12 hari kerja pengadilan, menambah beban finansial pada Paramount. Biaya keterlambatan (ticking fees) sekitar US$7 juta akan ditanggung perusahaan untuk setiap hari keterlambatan setelah tanggal 30 September.

Pada Selasa sore, Paramount menegaskan komitmennya terhadap transaksi tersebut dalam laporan keuangan kuartalannya. Namun, penundaan yang dilakukan oleh hakim membuat para pemegang saham WBD harus menanggung biaya denda hingga US$1 miliar sebelum hakim mengeluarkan putusan. Dengan alasan bahwa gugatan tersebut tidak berdasar pada pangsa pasar, namun lebih kepada isu integritas dan independensi redaksi CNN, CEO Paramount David Ellison menulis kolom opini di The New York Times untuk membela kesepakatan tersebut.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** WARNERBROSDISCOVERY

*Tanggal Source Berita: Rabu, 05 Agustus 2026 07:49:42 WIB*