Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (5/8/2026), berpeluang melanjutkan penguatan dengan support 6.270–6.200 dan resistance 6.400–6.420. Tiga saham TINS, BRMS, dan MEDC direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan pergerakan indeks akan dipengaruhi rilis PDB Indonesia kuartal II 2026 yang diproyeksikan tumbuh 5,3% YoY, serta kelanjutan earning season. Selain itu, perhatian investor tertuju pada rencana pemerintah menambah injeksi dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke perbankan guna menjaga likuiditas dan mendorong penyaluran kredit ke sektor riil, sehingga bisa menjadi katalis positif saham sektor perbankan.
Menko Airlangga Sebut Ekonomi Indonesia Solid, Ajak Apindo Serap 150 Ribu Magang Gen Z
“Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan support 6.270–6.200 dan resistance 6.400–6.420. Namun, karena indeks telah memasuki area supply 6.320–6.400, potensi profit taking jangka pendek tetap perlu diwaspadai meski tren bullish masih terjaga selama bertahan di atas area support,” tulis riset tersebut.
Laju IHSG juga akan dipengaruhi lompatan pasar saham Wall Street semalam setelah Dow Jones menguat 1,71%. Kenaikan juga melanda S&P500 sebanyak 1,79% dan kenaikan signfikan melanda Nasdaq sebanyak 2,59%. Adapunharga minya dunia menunjukkan penurunan dalam semalam.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham TINS dengan target harga Rp 3.890-4.020, BRMS dengan target harga Rp 605-640, dan MEDC dengan target harga Rp 1.400-1.440. Sebaliknya saham TMPO direkomendasikan jual.
Harapan Kesepakatan Hormuz Menguat, Harga Minyak Merosot Lebih dari 5%
Kemarin, IHSG ditutup melambung sebanyak 85,11 poin (1,37%) ke 6.319 disertai dengan investor asing akhirnya berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 623,48 miliar. Net buy terbanyak disumbangkan saham BBCA senilai Rp 404,43 miliar, BMRI mencapai Rp 129,87 miliar, dan BBRI senilai Rp 116,06 miliar.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat sepanjang hari ini, yaitu dua saham auto reject atas (ARA) ENZO menguat 34,85% menjadi Rp 89 dan PRDL naik 25% menjadi Rp 330. Meski tak ARA, saham PADA menguat 26,85% menjadi Rp 189, HDFA naik 24,44% menjadi Rp 112, MBTO naik 22,31% menjadi Rp 148.
*Tanggal Source Berita: Rabu, 05 Agustus 2026 06:34:00 WIB*