Pada awal kuartal ke-2 tahun 2026, Grab meraih rekor pertumbuhan laba yang mencapai 21% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kenaikan ini disambut positif oleh investor dan analis, mendorong saham perusahaan tersebut untuk menguat pada pasar. Rekornya ini datang tepat setelah Grab melakukan akuisisi PT Smart Transportation (PTS), sebuah bisnis transportasi lokal yang berkompetitif di Indonesia. Akuisisi PTS telah membantu Grab memperkuat posisinya dalam industri transportasi digital dan menambah kapasitas layanan mereka, seperti layanan GrabExpress, GrabFood, dan GrabBike. Ini juga menciptakan potensi untuk mengembangkan lebih banyak layanan baru yang dapat mendorong pertumbuhan laba di masa mendatang. Perlu dicatat bahwa perusahaan asuransi dan investasi UBS dari Swiss telah memandang saham-saham tambang tembaga setelah peningkatan permintaan global, namun tidak secara spesifik mengungkapkan kenaikan laba yang mencolok Grab catat. Dengan ini, kesempatan untuk investor berpotensi besar terletak pada rencana strategis dan pertumbuhan potensial dari Grab melalui akuisisi mereka di pasar Indonesia.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** GRAB
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Selasa, 04 Agustus 2026 09:36:44 WIB*