BUVA Gelar Rights Issue Rp1,54 Triliun: Untuk Melunasi Utang dan Ekspansi

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) telah mengumumkan rencana aksi korporasi yang signifikan dengan membuka hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) II, yang berpotensi menghimpun dana hingga Rp1,54 triliun. Dari total dana yang dihimpun, BUVA telah mengalokasikan sekitar Rp420 miliar untuk melunasi seluruh utang pembiayaan, sementara sisanya akan digunakan memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis perseroannya.

Sebagai contoh, dana tersebut telah dipakai sebagian untuk mengakuisisi PT Royal Uluwatu Residence (RUR) senilai Rp193,4 miliar serta menambah modal sebesar Rp227,1 miliar guna mengembangkan proyek West Resort di kawasan Uluwatu, Bali. Selain itu, BUVA juga telah menyuntikkan sekitar Rp396 miliar untuk pembangunan infrastruktur proyek Uluwatu Estate, meliputi jalan kawasan, art gallery, natural park, fasilitas olahraga, dan berbagai sarana penunjang lainnya.

Di sektor perhotelan, dana yang sama digunakan untuk membiayai renovasi menyeluruh Alila Ubud senilai Rp150 miliar, yang termasuk dalam pembaruan interior, eksterior, serta peningkatan fasilitas. Ekspansi juga dilakukan ke kawasan wisata terpadu Lagoi, Bintan dengan investasi sekitar Rp150 miliar melalui penyertaan modal tambahan kepada PT Bukit Lagoi Villa (BLV). Perseroan membidik pembangunan dan pengembangan infrastruktur kawasan tersebut untuk selesai secara bertahap hingga kuartal IV 2029.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BUVA
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Senin, 03 Agustus 2026 15:54:00 WIB*