Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
BGN Terapkan Zero Tolerance Keracunan dalam Program MBG
Lantik 1.500 Relawan di NTB, PAN Target Usung Zulhas pada Pilpres 2029
Tradisi Bubus Mangkung Lombok Timur Resmi Jadi Warisan Budaya
Selfie di Tebing Pantai Semeti Berujung Maut, 1 Wisatawan Tewas
KM Yuni Bahari Bocor di Laut Banda, 5 Awak Selamat Dikawal SAR
Perdana Nonton Kerapan Sapi di Madura, AHY: Warisan Budaya Nusantara
Perjalanan PT GNI, Akuisisi BUMN China Sebabkan PHK 3.700 Pekerja
PHK 1.900 Karyawan PT GNI, DPRD Ingatkan Pemda Soal Ancaman Kamtibmas
Saham BACH Menguat, Prospek Bisnis Telekomunikasi Dinilai Cerah
KBRI Tokyo Salurkan Logistik dan Obat untuk WNI Terdampak Gempa Jepang
Tetap Tutup Selat Hormuz, Iran Bantah Minta Trump Tunda Serangan
Konflik Iran Memanas, AS Minta Warganya Tinggalkan Timur Tengah
Xabi Alonso Terkejut Dapat Kabar Mudryk Sudah Bebas dari Kasus Doping
Hajar Ganda Malaysia, Leo/Daniel Juara Taipei Open 2026
Bantai Jepang, Slovenia Raih Perunggu VNL 2026
Sarwendah Ingin Damai dengan Ruben Onsu di Tengah Ramai Chat Soal HIV
Sarwendah Sebut Tahu Ruben Onsu Selingkuh pada 2017
Indonesia Fashion Week 2026 Jadi Panggung UMKM Tenun Naik Kelas
Bedah Varian Wuling Aira ev: Pilih Standard Range Long Range?
PUBG Mobile Gandeng Spider-Man: Brand New Day via Update Versi 4.5
Dongfeng Tantang BYD, Cas Mobil Listrik Hanya 5 Menit
Masjid Al Ikhlas, Wajah Baru Wisata Religi di Jantung PIK 2
AMKI Siapkan Jurus Baru, Koperasi Ditarget Jadi Penggerak Ekonomi
Bogor Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Andalkan Bantuan Tangki
Jakarta, Beritasatu.com – PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), perusahaan pengolahan bijih nikel di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, kembali melakukan efisiensi tenaga kerja.
Setelah sekitar 1.800 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam satu tahun terakhir, perusahaan kini berencana melakukan PHK terhadap sekitar 1.900 karyawan lagi mulai 5 Agustus 2026.
PT GNI merupakan perusahaan yang mengoperasikan fasilitas pengolahan atau smelter nikel di Morowali Utara. Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Morowali Utara, jumlah pekerja yang masih aktif di PT GNI saat ini lebih dari 6.000 orang. Sebelumnya, perusahaan memiliki sekitar 9.000 pekerja.
Gejolak PT GNI mulai terjadi sejak 2025. Kepala Disnakertrans Morowali Utara Yakanis Lakawa mengatakan kondisi keuangan perusahaan mulai terguncang setelah pemilik awal perusahaan menghadapi persoalan dan kembali ke China.
“PT GNI pada tahun 2025 itu sudah mulai … [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Minggu, 02 Agustus 2026 17:44:44 WIB*