Wall Street Melemah di Atas Aksi Jual Saham Chip dan Lonjakan Harga Minyak

Kontan.co.id – JAKARTA, Kamis (24/7/2026). Pasar saham Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada perdagangan hari itu. Penurunan indeks Wall Street terjadi di tengah aksi jual yang intensif dalam kelompok perusahaan semikonduktor dan teknologi AI, serta lonjakan harga minyak mentah.

Riset BNI Sekuritas memperkirakan bahwa gelombang aksi jual tersebut mendorong beberapa saham besar beroperasi di pasar AS, seperti Intel dan Microsoft. Sementara itu, Intel mencatatkan laba kuartalan yang melebihi ekspektasi dan mengumumkan target harga saham naik akibat peningkatan margin dan pengurangan belanja modal.

Di sisi lain, aksi jual terus berlanjut di pasar AS. Ini dipicu oleh pertumbuhan minyak mentah secara global, yang mencerminkan ketegangan geopolitik dan konflik ekonomi internasional. Sementara itu, perusahaan teknologi seperti CoreWeave melihat penurunan harga sahamnya meskipun mereka telah menandatangani kesepakatan $35 miliar dengan Meta untuk penggunaan layanan khusus hingga tahun 2032.

Pasar AS terus diwarnai oleh tekanan dari berbagai aspek, termasuk potensi kebijakan moneter yang ketat dari The Fed dan data inflasi utama. Dengan begitu, penurunan tersebut diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat untuk mengantisipasi potensi kenaikan suku bunga di pasar AS.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** META

*Tanggal Source Berita: Senin, 27 Juli 2026 00:22:29 WIB*