Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily
JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Minggu (19/7/2026):
1. ADRO Masuki Babak Baru, Target Harga Sahamnya juga Baru
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) memasuki babak baru pertumbuhan laba, yang ditandai dengan pengiriman perdana aluminium. Muncul target harga baru saham ADRO.
ADRO melalui anak usahanya, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), melakukan ekspor perdana aluminium sebanyak 35 kiloton (kt) pada Juni 2026. Satu kiloton setara dengan 1.000 ton, sehingga total volume ekspor tersebut mencapai 35.000 ton.
Dari jumlah itu, sebanyak 31,5 kt atau 31.500 ton dikirim ke Amerika Serikat dan 3,6 kt atau 3.600 ton dikirim ke Korea Selatan.
2. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 19 Juli 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan terpantau bertahan serentak di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi dan Laku Emas pada Minggu, 19 Juli 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Minggu (19/7/2026) di sini.
3. 3 Saham Big Cap Sedang Murah, Asing Langsung Serbu
Tiga saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) sedang murah langsung diserbu investor asing dalam sepekan terakhir. Tiga saham tersebut, yaitu Bank Mandiri (BMRI), Chandra Asri Pacific (TPIA), dan Antam (ANTM).
Meski murah, BMRI, TPIA, dan ANTM memiliki return on equity (ROE) yang baik, berdasarkan data di Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (19/7/2026).
4. Harga Emas Bisa Kembali Bullish, Fidelity Kasih Ramalan Terbaru
Sejumlah faktor utama yang mendorong harga emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sekitar US$ 5.600 per ons pada awal tahun ini masih bertahan. Kondisi tersebut diperkirakan membawa emas kembali memasuki bull market atau tren kenaikan harga berkelanjutan pada 2027.
Proyeksi itu disampaikan Manajer Portofolio Multi-Aset Fidelity International, Ian Samson, seperti dilansir Kitco News, yang dikutip pada Minggu (19/7/2026).
Menurut dia, prospek tersebut dapat menjadi dasar bagi investor untuk mengub… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Senin, 20 Juli 2026 05:00:00 WIB*