IHSG Naik 4,24 Persen, Saham ADRO, ESSA, dan ITMG Bisa Dicermati Ritel Pekan Depan

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) naik 4,24 persen sepanjang pekan dan ditutup di level 6.175,54 pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Penguatan indeks didukung meningkatnya volume pembelian serta sentimen positif dari dalam dan luar negeri.

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, reli IHSG selama sepekan didorong oleh kombinasi sentimen global dan domestik.

“Selama sepekan ini, IHSG bergerak menguat 4,24 persen dan masih didominasi oleh volume pembelian yang cenderung meningkat,” ujar Herditya.

Menurutnya, salah satu katalis utama berasal dari rilis data inflasi Amerika Serikat (Consumer Price Index/CPI) yang lebih rendah dari ekspektasi pasar. Hal itu meningkatkan peluang bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), untuk mempertahankan suku bunga acuannya.

Baca juga: Di Balik Kenaikan BBCA 4 Persen, Muncul Transaksi Crossing Jumbo Rp 1,2 Triliun

Selain itu, sentimen positif juga datang dari keputusan S&P yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia dengan outlook stabil.

Dari dalam negeri, penguatan nilai tukar rupiah ke level Rp 17.971 per dollar AS turut menjadi faktor yang menopang laju IHSG, meski investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell).

“Di sisi lain, menguatnya harga minyak mentah dunia akibat memanasnya kondisi di Timur Tengah kembali meningkatkan kekhawatiran akan inflasi global,” paparnya.

Baca juga: Trump Kecam Kanada soal Asap Kebakaran Hutan, Tarif Terancam Bertambah

Untuk perdagangan pekan depan, Herditya memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan, meski dengan ruang kenaikan yang terbatas.

“Kami perkirakan IHSG masih berpeluang menguat dengan kecenderungan terbatas, dengan support di 5.987 dan resistance di 6.268,” ungkapnya.

Pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen pada pekan depan, di antaranya rilis laporan keuangan emiten semester I-2026, arah kebijakan The Fed, serta pergerakan harga komoditas global.

Dari sisi strategi, Herditya merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati investor ritel pada pekan depan, diantaranya:

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) di kisaran Rp 2.550-Rp 2.600 per saham, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) di rentang Rp 625-Rp 645 per saham, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) pada kisaran Rp 24.500-Rp 24.950 per saham.

Baca juga: Saham BMRI, BBCA, dan BBRI Kompak Terbang, IHSG Naik 4,24 Persen dalam Sepekan

Senada, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Pas… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Minggu, 19 Juli 2026 11:00:00 WIB*