Ini 5 Saham Top yang Diam-diam Dikoleksi UBS

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Sekuritas AK rombak portofolio sepekan: Borong saham BMRI dan BBRI ratusan miliar, lalu lepas saham BBCA Rp422,5 miliar.

KABARBURSA.COM – UBS Sekuritas Indonesia (AK) merombak susunan portofolio selama sepekan periode 13 hingga 17 Juli 2026. Salah dua yang menjadi incaran sekuritas ini adalah saham bank BUMN.

Mengutip data Stockbit, belanja paling besar AK tertuju pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan mencatatkan nilai beli mencapai Rp382,7 miliar dengan volume serapan sebanyak 897,7 ribu lot saham. Transaksi borong saham BMRI berjalan pada tingkat harga rata-rata pelaksanaan senilai Rp4.250 per lembar saham.

​Aksi beli saham bank pelat merah dilanjutkan AK pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Data perdagangan mencatat AK mengamankan nilai beli bersih pada saham BBRI sebesar Rp275,0 miliar sepanjang pekan perdagangan.

Volume transaksi beli pada saham ini terdata sebanyak 954,8 ribu lot saham dengan patokan harga rata-rata pembelian sebesar Rp2.875 per lembar.

Selanjutnya, selama sepekan AK juga mengakumulasi saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) senilai Rp169,0 miliar atau sebanyak 647,6 ribu lot.

​Pembelian AK turut menyasar dua emiten sektor komoditas dan energi. AK mencatatkan nilai beli  pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp90,3 miliar dengan volume 466,4 ribu lot saham.

Sementara itu, saham emiten alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) menggenapi daftar pembelian AK di lima besar dengan nilai transaksi Rp77,1 miliar. Pembelian UNTR berjalan pada tingkat harga rata-rata Rp26.473 per lembar dengan volume serapan aset terkumpul sebanyak 28,6 ribu lot saham.

​Kontras dengan aksi beli, AK justru melakukan aksi jual bersih berskala jumbo pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Sekuritas ini melepas pasokan saham BBCA dengan membukukan nilai jual bersih harian paling tinggi mencapai Rp422,5 miliar atau sebanyak  683,7 ribu lot saham.

Tekanan jual searah juga dialami oleh emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang dilego oleh broker AK dengan perolehan nilai jual bersih harian Rp53,3 miliar.

​Aksi ambil untung turut melanda tiga emiten sektor otomotif dan pertambangan mineral. Saham PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan nilai jual bersih harian dari broker AK sebesar Rp51,6 miliar dengan volume 101,0 ribu lot saham.

Selanjutnya, saham emiten pertambangan batubara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menyusul dengan catatan nilai lego portofolio mencapai Rp42,8 miliar. Tera… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Sabtu, 18 Juli 2026 17:49:05 WIB*