IHSG Melaju Kencang Sementara Terkendala Saham IPO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai penunjukan kenaikan pada perdagangan Jumat, Rabu sore. Meskipun terus melemah sejak awal tahun lalu, IHSG berhasil menunjukkan sentimen positif setelah beberapa hari yang kurang membawa harapan. Pada akhir sesi 1, IHSG mencapai penunjukan kenaikan 141,45 poin atau 2,46%, mencapai level 5.886,01.

Dukungan untuk penunjukan positif ini didapatkan dari kekuatan mayoritas saham unggulan yang membesar. Diikuti oleh lonjakan transaksi di pasar saham seiring dengan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Total nilai transaksi mencapai Rp16,17 triliun, meningkat 21,3% dari Rp13,33 triliun pada perdagangan sebelumnya.

Namun, sentimen negatif masih menghantam pasar dengan saham-saham baru yang diluncurkan secara publik (IPO) menunjukkan penurunan harga. Terutama saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), PT Niramas Utama Tbk (JELI), dan beberapa emiten lainnya yang mengalami penurunan harga signifikan.

Analisis dari Phintraco menyimpulkan bahwa IHSG berpeluang untuk menembus level 6.225-6.280 pada pekan depan, namun tetap terkendala oleh saham-saham IPO yang menunjukkan penurunan harga. Dengan demikian, IHSG mampu melanjutkan tren positifnya di tengah kenaikan IHSG secara keseluruhan dan nilai tukar rupiah yang menguat.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** PRDL, JELI, BACH, EMMI, RANS, JECX

*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 16:40:00 WIB*