IHSG Melonjak 2,18 Persen: Kinerja Emiten Terpimpin Reli

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level 5.946 pada penutupan perdagangan Jumat (3 Juli), melemah sekitar 2,18 persen dari pekan sebelumnya. Penguatan ini dipicu oleh kenaikan saham BBCA, AMMN, dan DCII, yang memimpin reli di berbagai sektor industri.

Pasar domestik menunjukkan sentimen positif, terutama dengan transaksi negosiasi terkait pengambilalihan saham PKPK yang menembus lebih dari Rp1 triliun. Sementara itu, minat investor asing meningkatkan beli bersih sekitar Rp283 miliar di pasar reguler dan seluruh pasar, mencatatkan beli bersih sekitar Rp1,22 triliun.

Aliran dana asing tersebut dipicu oleh transaksi di sektor perbankan dan komoditas. Dalam konteks global, bursa saham Amerika Serikat bergerak melemah dengan Indeks Dow Jones turun 0,20% ke level 52.552, S&P 500 terkoreksi 0,51% ke 7.533, dan Nasdaq merosot 1,47% ke posisi 25.881.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menambah layanan Network Access Point (NAP) melalui anak usahanya, PT Tower Bersama. Langkah ini dieksekusi untuk memperluas cakupan usaha dan menjadi penyedia wholesale IP transit bagi ISP Tier 2-3 dan korporasi.

Layanan NAP ini akan difokuskan pada jaringan serat optik sepanjang lebih dari 60.000 kilometer, infrastruktur menara, serta data center grup. Investasi awal yang disiapkan mencapai Rp47,40 miliar dan diproyeksikan memiliki estimasi IRR sebesar 18,65% dengan NPV positif sekitar Rp37,83 miliar.

Studi kelayakan independen menunjukkan proyek ini memiliki periode pengembalian investasi sekitar 7 tahun 4 bulan. Sejalan dengan Aksi Korporasi TBIG lainnya, PT Pinago Utama Tbk (PNGO) juga memasuki periode penawaran tender wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO).

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** TBIG, PNGO
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 08:54:25 WIB*