Dividen Saham Allo Bank Ungguli Deposito

PT Allo Bank Indonesia Tbk telah memutuskan untuk mengeluarkan dividen sebanyak Rp286,97 miliar atau setara 50% dari laba bersih yang dicatat pada tahun buku 2025. Pembagian ini merupakan bagian penting dalam strategi perusahaan untuk meningkatkan penampungan dana pihak ketiga (DPK). Kondisi ini menggambarkan kebijakan dividen yang berani dan menarik, sesuai dengan tren di pasar saham Indonesia yang sering melihat dividen besar dari emiten berkapitalisasi tinggi. Menanggapi hal ini, analisis dari Mirae Asset Sekuritas menunjukkan bahwa imbal hasil bersih dari dividen sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia tercatat melampaui bunga deposito perbankan. Dengan potongan pajak dividen sebesar 10%, investor masih bisa memperoleh imbal hasil bersih sekitar 4,5% hingga 7,2%. Data Bank Indonesia menunjukkan rata-rata bunga deposito tenor satu bulan pada Mei 2026 sebesar 4,26 persen dan tenor 12 bulan 4,5 persen. Dengan demikian, PT Allo Bank Indonesia Tbk telah menjadi contoh dalam memperkuat posisi perusahaan di pasar saham dengan memberikan imbal hasil yang lebih menarik dari penawaran deposito tradisional.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** ALLO
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 05:36:00 WIB*