PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., atau lebih dikenal sebagai BTN, telah resmi melanjutkan akuisisi portofolio kredit pensiun dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN). Aksi ini merupakan bagian penting dalam strategi BTN untuk memperluas ekosistem bisnisnya di luar pembiayaan perumahan dan mencapai pasar baru dengan menggandeng portofolio kredit pensiun dari BTPN, yang berisi lebih dari 340.000 nasabah baru. Dalam konteks ini, BTN juga menjajaki kerjasama terkait pembelian obligasi tier-2 capital dalam periode berikutnya, yang dapat memperkuat posisi perusahaan di pasar modal dan menambah cadangan modal tanpa mengganggu kinerja operasional sehari-hari. Dengan peningkatan aset perseroan dari Rp484,96 triliun menjadi Rp545,16 triliun dalam periode I/2026 atau tumbuhan 12,4% YoY, BTN terus berinovasi untuk menciptakan model bisnis yang lebih inklusif dan fleksibel, menawarkan layanan kredit kepada pelanggan baru dari portofolio kredit pensiun tersebut. Ini bukan hanya menggandeng potensi pasar yang besar namun juga membawa dampak positif pada pertumbuhan laba bersih yang tumbuh 40,8% YoY menjadi Rp2,40 triliun.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BTN, BTPN
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 17 Juli 2026 01:30:00 WIB*