SK Hynix IPO di AS: Pengalaman Pembangkitan Keuangan dari Perusahaan yang Hampir Bangkrut

Pada 10 Juli 2026, perusahaan chip asal Korea Selatan SK Hynix mencatatkan sahamnya di bursa Nasdaq di Amerika Serikat. Dengan pemasukan dana hingga US$29,43 miliar atau sekitar Rp529,1 triliun, ini menjadi penawaran saham terbesar kedua di dunia setelah SpaceX senilai US$85,7 miliar. Sebelum IPO ini, SK Hynik sempat berjuang dengan kebangkrutan, menunjukkan bahwa kesuksesan pasar juga bisa datang dari lini yang sulit diprediksi.

Sekalipun skenario tersebut menggambarkan perjalanan singkat dan memukau SK Hynix, masih ada beberapa perusahaan lain di sektor chip yang juga mencapai kinerja berkelanjutan. PT Micron Technology, misalnya, mencatatkan kinerja luar biasa dengan pendapatan yang meningkat 74% secara kuartalan dan 346% secara tahunan dari periode akhir September 2026 hingga akhir September 2027. Kemampuan mereka dalam memenuhi permintaan AI memberikan peluang ekonomi besar untuk perusahaan ini.

Tidak hanya itu, PT Intel juga mengalami peningkatan yang luar biasa dalam kinerja sahamnya di tengah permintaan semakin kuat terhadap chip CPU Xeon inti. Meskipun proyek chip AI mereka tertunda, permintaan atas produk ini tetap berlanjut dan membawa pertumbuhan dalam penjualan. Di sisi lain, perusahaan asal Indonesia PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) menunjukkan potensi kuat melalui pesanan jasa maklon untuk perawatan kesehatan dan produk higienis seperti popok.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** MICR, –
* **Sentimen Negatif:** SKHYN

*Tanggal Source Berita: Kamis, 16 Juli 2026 18:59:03 WIB*