Bank Raya (AGRO) Berhenti Program Buyback, Realisasi Sejauh Ini

PT Bank Raya Indonesia Tbk. atau lebih dikenal dengan kode saham AGRO telah berhenti dari program pembelian kembali saham (buyback) mereka pada awal Juli 2026. Berdasarkan laporan terbaru, sejak awal tahun ini hingga Juni 2026, bank digital tersebut telah membeli dan merealisasikan buyback sebanyak hampir 75 juta saham dari dua periode pelaksanaan buyback mereka.

Realisasi pembelian kembali saham AGRO mencapai 64.161.100 unit pada tahun 2024 dengan harga rata-rata Rp217 per saham, sementara di tahun 2025 sebanyak 10.818.300 unit dengan harga rata-rata Rp190 per saham. Kedua periode tersebut telah diselesaikan pada Maret dan Juni 2026 masing-masing, menunjukkan bahwa bank digital ini berusaha memanfaatkan program buyback untuk meningkatkan kepemilikan saham perusahaan dan pemberian hak dalam rencana ESOP (Employee Stock Ownership Program) atau program kepemilikan saham bagi direksi dan dewan komisaris.

Namun, meskipun AGRO telah mencapai realisasi buyback tersebut, manajemen bank digital ini mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengalihan kembali atas saham hasil buyback yang dialihkan dalam prinsipnya untuk kegunaan ESOP dan/atau program kepemilikan saham bagi direksi serta dewan komisaris. Pengalihan juga dapat dilakukan melalui program lain sesuai persetujuan OJK dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan demikian, realisasi buyback AGRO pada dua periode tersebut telah mencapai 74.979.400 unit saham, meskipun bank digital ini mengakui bahwa belum ada pengalihan atas saham hasil buyback mereka. Ini menunjukkan bahwa program buyback AGRO masih dalam tahap implementasi dan perencanaan, dan tidak mempengaruhi harga saham secara signifikan.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** AGRO
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Kamis, 16 Juli 2026 11:05:15 WIB*