PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), perusahaan saham dimiliki oleh keluarga Prajogo Pangestu, telah mengumumkan rencana untuk melakukan akuisisi Energy Development Corporation (EDC) dari Filipina. EDC adalah salah satu entitas penghasil listrik geotermal terbesar di Filipina dengan kapasitas yang signifikan dan dikenal memiliki portofolio aset yang luas. Perusahaan ini telah melibatkan investor besar, termasuk Macquarie Asset Management dan GIC Pte., sebuah lembaga investasi milik pemerintah Singapura.
Kabar mengenai rencana akuisisi tersebut menarik perhatian pasar keuangan di Filipina dan Indonesia. Pasar saham Bursa Efek Manila, di mana EDC terdaftar, melonjak hingga 33% secara intraday sehari setelah berita ini dirilis, mencapai kenaikan harian tertinggi sejak perusahaan tersebut memasuki bursa pada tahun 2006. Penurunan harga saham BREN, yang telah mengalami penurunan hingga lebih dari 60% selama 2026, diputuskan oleh lonjakan ini.
Transaksi ini diharapkan dapat memperluas bisnis energi bersih Barito Pacific Group ke pasar Filipina. Namun, transaksi ini masih dalam tahap pengujian dan persetujuan sebelum terealisasi. Dalam jangka panjang, jika sukses, rencana akuisisi tersebut berpotensi menjadi salah satu kesepakatan energi terbarukan terbesar di Asia.
Dengan nilai penawaran mencapai US$ 5 miliar berdasarkan valuasi ekuitas, transaksi ini memperkuat posisi BREN dalam industri pengelolaan dan investasi di pasar Filipina. Dalam konteks global, ini juga menunjukkan komitmen Barito Renewables untuk terus mengembangkan portofolio energi bersih mereka dan meningkatkan kapabilitas bisnis di luar negeri.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BREN
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 15 Juli 2026 18:27:00 WIB*