Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
JAKARTA, TRENASIA.ID – Enam emiten yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2026 mulai menunjukkan arah pergerakan yang berbeda-beda hingga penutupan perdagangan Selasa, 14 Juli 2026.
Ada saham yang masih melanjutkan reli hingga mencatat kenaikan lebih dari 180% dari harga penawaran umum perdana (IPO), namun ada pula yang mulai terkoreksi setelah euforia debut di pasar.
Pada penutupan perdagangan Selasa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,03% ke level 6.039, tetapi performa enam saham IPO justru bergerak bervariasi. Lantas, bagaimana rapor masing-masing emiten? Berikut ulasannya,
Berdasarkan harga penutupan perdagangan 14 Juli 2026, berikut perkembangan enam emiten yang baru mencatatkan sahamnya di BEI,
PRDL menjadi bintang utama di antara saham IPO terbaru. Saham perusahaan alat kesehatan tersebut ditutup di level Rp340, melonjak sekitar 183,33% dibanding harga IPO Rp120 per saham.
Pada perdagangan 14 Juli, PRDL bahkan menjadi salah satu top gainer di BEI setelah naik 25% dan menyentuh Auto Reject Atas (ARA).
Kinerja impresif tersebut turut didukung sentimen positif sektor kesehatan yang menjadi salah satu sektor dengan penguatan tertinggi pada hari itu.
Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi aksi ambil untung mengingat kenaikan harga berlangsung sangat cepat hanya dalam waktu sekitar sepekan.
Baca juga : MEDC dan INCO Melenting di Penutupan LQ45 Hari Ini 14 Juli 2026
Berbeda dengan beberapa saham IPO lain yang bergerak sangat fluktuatif, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) justru menunjukkan pergerakan yang relatif stabil. Pada penutupan perdagangan Selasa, 14 Juli 2026, saham BACH ditutup di level Rp550, menguat 6,80% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Meski demikian, sepanjang perdagangan saham ini sempat mengalami tekanan dan menyentuh level Rp500, atau turun sekitar 1,94% dari harga penutupan sebelumnya. Menjelang akhir sesi II, tekanan jual mulai mereda dan saham BACH berhasil memangkas pelemahan hingga akhirnya berbalik menguat.
Pada saat penawaran umum perdana (IPO), BACH menetapkan harga sebesar Rp442 dan menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwriter)
Saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) menjadi salah satu emiten IPO yang paling menyita perhatian investor sejak resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.
Pada hari pertama perdagangan, saham ini langsung menyentuh Auto Reject Atas (ARA) dan mencapai level tertinggi Rp246 pe… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 20:41:43 WIB*