Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju kencang pada perdagangan Jumat (3/6/2026), meski masih menghadapi tantangan likuiditas pasar. Indeks tersebut ditutup naik 141,45 poin atau 2,46% menjadi level 5.886,01. Mayoritas saham berada di zona hijau, sebanyak 520 emiten atau sebagian besar perusahaan yang mencapai angka tersebut. Peningkatan indeks ini dibantu oleh transaksi dan volume pasar yang kembali ramai. Nilai transaksi mencapai Rp 10,14 triliun pada akhir sesi 1 dengan melibatkan 18,33 miliar saham dalam 1,75 juta kali transaksi. Volume juga tetap tinggi, sebanyak 26,3 miliar saham. Sementara itu, transaksi mencapai Rp 9,8 triliun. Kondisi ini menunjukkan bahwa meski masih menghadapi tantangan likuiditas pasar, IHSG berhasil melaju kencang ditopang oleh transaksi dan volume yang kembali ramai. Pada hari tersebut, sejumlah perusahaan besar seperti Barito Renewable Energy (BREN) yang naik 6,19%, Bumi Resources Minerals (BRMS) yang melesat 9,43%, serta Bank Mandiri yang turun 4,9% membentuk sentimen yang berimbang dalam pergerakan IHSG. Keputusan S&P mempertahankan rating investment grade Indonesia juga menjadi penyemangat positif bagi pasar dan pemerintah. Kepercayaan terhadap fundamental ekonomi Indonesia masih tetap terjaga, memberikan dukungan tambahan untuk IHSG yang sedang mengalami peningkatan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BREN, BRMS, BBCA
*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 12:35:39 WIB*