Pengganti LPG Segera Hadir, Emeten Gas Indonesia Dapat Penguntungkan

Dalam rangka menghadapi tekanan biaya energi yang berkepanjangan, pemerintah Indonesia mungkin akan mempertimbangkan penggunaan compressed natural gas (CNG) sebagai alternatif untuk Liquefied Petroleum Gas (LPG). Penurunan harga gas bumi industri dan LNG telah mencapai US$ 13 per MMBTU dari sebelumnya antara US$ 20 hingga US$ 23 per MMBTU, dengan biaya yang mencapai 30% sampai 50% dari total biaya produksi. Penggantian CNG sebagai alternatif LPG dapat membuka peluang untuk beberapa emiten gas di Indonesia, termasuk PT Super Energy Tbk (SURE) dan PT Citra Nusantara Gemilang Tbk [CGAS]. SURE menjadi perusahaan dengan korelasi pendapatan terdepan terhadap CNG. Sebagian besar pendapatan perseroan berasal langsung dari penjualan CNG, yang dijalankan melalui sejumlah entitas anak untuk operasional CNG Mother Station di Tapen, Subang, dan Rembang. Namun, SURE masih menghadapi tantangan fundamental seperti keadaan perusahaan yang merugi, beban keuangan besar, dan ekuitas pemilik induk yang negatif.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** SURE, CGAS
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 10:55:25 WIB*