Bursa Efek Indonesia (BEI) telah membuka ruang untuk merevisi target jumlah perusahaan yang akan melaksanakan Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2026. Hal ini terkait dengan volatilitas pasar dan keinginan BEI untuk memperkuat visi strategisnya. Di sisi lain, BEI juga telah mengampanyeukan delapan perusahaan calon yang siap melantai sepanjang tahun 2026, menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia masih berpotensi baru setelah IPO RANS mencoba mendapatkan dana sebesar Rp429 miliar dan turunan dari keputusan tersebut. Di samping itu, BEI juga mengampanyeukan delapan perusahaan calon yang siap melantai sepanjang tahun 2026, menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia telah menerima napas baru setelah IPO RANS mencoba mendapatkan dana sebesar Rp429 miliar dan turunan dari keputusan tersebut. Pasar saham Indonesia mengalami koreksi setelah IPO RANS mencoba mendapatkan dana sebesar Rp429 miliar, salah satu perusahaan yang turun adalah Ondas, pasca Needham turunkan target harga sahamnya akibat akuisisi DZYNE. Keputusan tersebut berdampak pada penurunan harga saham Ondas yang mencapai level tersebut.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BBCA
*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 08:51:00 WIB*