Pasar Saham Dunia Menguat Di Tengah Tingkat Harga Minyak

Senin (13/7/2026) menandakan penurunan kinerja pasar saham global setelah AS melembagai blokade terhadap Iran, yang pada gilirannya meningkatkan harga minyak. Indeks S&P 500 turun sekitar 0,8% di New York dan Nasdaq 100 merosot hingga 1,9%. Hal ini mendorong pergerakan kenaikan imbal hasil obligasi dan menekan pasar saham, terutama pada sektor teknologi. Namun, penurunan tersebut tidak berdampak signifikan dibandingkan dampak potensial dari gangguan kebijakan terhadap pasokan minyak yang bisa saja mengancam stabilitas ekonomi global. Di sisi lain, di pasar saham Asia, sektor defensif seperti perbankan dan asuransi menunjukkan uptrend positif, mendorong aksi beli pada beberapa emiten.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** TEKNOLOGI

*Tanggal Source Berita: Selasa, 14 Juli 2026 06:20:00 WIB*