RLCO Sudah Gunakan 58% Dana IPO, Sisa Rp42,49 Miliar Masih Mengendap di Giro

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) masih menempatkan sisa dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp42,49 miliar pada rekening giro di PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sekretaris Perusahaan RLCO Ayu Amanda menjelaskan perseroan menempatkan Rp42,23 miliar pada rekening giro IBK Bank dan Rp260,37 juta pada rekening giro BCA. Dana tersebut ditempatkan dalam rekening giro tanpa jangka waktu penempatan.

Hingga pelaporan terakhir, RLCO telah merealisasikan penggunaan dana IPO sebesar Rp14 miliar untuk pembelian bahan baku. Perseroan juga telah menyetor Rp43,73 miliar kepada anak usahanya, PT Realfood Winta Asia, yang akan digunakan untuk pembelian bahan baku.

“Persentase realisasi terhadap nilai hasil penawaran umum sebesar 58%,” ujar Ayu dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Senin (13/7/2026).

Dalam prospektus IPO, RLCO mengalokasikan dana sebesar Rp44 miliar sebagai setoran modal kepada PT Realfood Winta Asia dan Rp56,23 miliar untuk pembelian bahan baku.

RLCO resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 Desember 2025 melalui penawaran umum perdana sebanyak 625 juta saham atau 6,25 juta lot dengan harga penawaran Rp168 per saham.

Pada penutupan perdagangan Senin (13/7/2026), saham RLCO ditutup menguat 1,26% menjadi Rp3.220 dari posisi sebelumnya Rp3.180. Volume perdagangan mencapai 578.500 saham dengan nilai transaksi Rp1,81 miliar dan frekuensi transaksi sebanyak 1.159 kali. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto,
infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat
di situs web ini, melakukan crawling atau
pengindeksan otomatis untuk platform AI
(artificial intelligence) dan platform digital
lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang
berwenang di situs web ini.

*Tanggal Source Berita: Senin, 13 Juli 2026 19:10:00 WIB*