Emiten Tambang Logam Diperkirakan Masih Prospektif pada Semester II-2026

Setelah beberapa periode mengalami tekanan akibat kenaikan biaya energi, emiten pertambangan logam diperkirakan akan memasuki fase lebih kondusif pada semester kedua tahun ini. Penurunan biaya operasional dapat menopang perbaikan margin dan menjaga prospek kinerja sektor tambang hingga akhir 2026, terutama emiten seperti PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM), PT Timah (Persero) Tbk (TINS), dan PT Amman yang telah berkomitmen untuk melakukan restrukturisasi operasional. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan bahwa industri pertambangan merupakan sektor yang sangat intensif menggunakan bahan bakar, listrik dan logistik. Karena itu, normalisasi harga energi berpotensi menjadi katalis utama yang memperbaiki profitabilitas emiten tambang. Dalam konteks ini, analisis menyatakan bahwa investor telah mulai menunjukkan minat kembali terhadap emiten pertambangan logam setelah periode penurunan akibat lonjakan harga energi dan sektor ekspor batu bara yang cenderung melemah. Selain itu, perusahaan tambang juga dapat memanfaatkan peluang akses pasar baru dengan melirik pasar mancanegara untuk meningkatkan omset penjualan.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** ANTM, TINS
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Senin, 13 Juli 2026 09:18:06 WIB*