Sebelum melakukan transaksi ini, jumlah saham PGAS yang dimiliki oleh Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) adalah sekitar 50 ribu unit lembar saham. Namun, pada 10 Juli 2026, Arief Kurnia Risdianto membeli sebanyak 679.000 lembar saham PGAS dengan harga Rp1.470 per lembar, menghasilkan total dana yang dikeluarkan mencapai Rp998,13 juta atau hampir Rp1 miliar. Sebagai tanggapan dari transaksi ini, jumlah direksi PGAS bertambah menjadi lima orang, dengan rincian: Aldiansyah Idham, Catur Dermawan, Mirza Mahendra, Rachmat Hutama, dan Arief Kurnia Risdianto. Dengan harga pembelian tersebut, total nilai saham yang dimiliki oleh Direktur Utama PGAS terus meningkat. PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (JBL), sebaliknya, mengalami penurunan sebesar 2,9 persen pada perdagangan pagi hari Rabu (24/6/2026). Harga saham perusahaan ini saat ini diperdagangkan di level Rp67 per saham. Kondisi ini menunjukkan bahwa PGAS masih berada dalam zona hijau, meskipun JBL mengalami penurunan harga. Dalam konteks lebih luas, transaksi pembelian oleh Direktur Utama PGAS merupakan langkah yang signifikan untuk investasi di emiten tersebut.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** PGAS
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Senin, 13 Juli 2026 07:50:00 WIB*