Beban Biaya Tambang Diperkirakan Menurun pada Semester II-2026

Analis Saham merasa optimis tentang potensi emiten pertambangan logam, seperti PT Aneka Tambang (ANTM), PT Timah (TINS), dan PT Amman Mineral Internasional (AMMN). Dalam berita ini, kami mengutip pemikiran dari beberapa analis yang berbeda. Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo Wibowo, memberikan pernyataan bahwa tekanan biaya akibat kenaikan harga minyak dan sulfur diperkirakan mulai mereda pada paruh kedua 2026 seiring dengan normalisasi pasokan energi global. Namun, Azis juga memperingati bahwa tingginya harga sulfur masih menjadi tantangan yang perlu diwaspadai, terutama karena permintaan sulfur di Indonesia terus meningkat. Selain itu, Azis menilai PT Amman Mineral Internasional (AMMN) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dinilai lebih sensitif terhadap perubahan biaya energi karena karakteristik operasionalnya. Azis juga melihat sejumlah katalis positif masih akan menopang prospek sektor pertambangan logam hingga akhir tahun, di antaranya harga emas yang bertahan tinggi dan permintaan tembaga yang tetap solid seiring perkembangan transisi energi. Dengan demikian, Azis menyatakan bahwa meskipun ada tantangan dalam biaya energi, perbaikan pasokan global serta kinerja diversifikasi bisnis PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dinilai lebih terlindungi dan dapat menahan tekanan tersebut. Kami juga mencantumkan pemikiran dari Equity Research Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Andhika Audrey yang memperkirakan bahwa dampak penurunan biaya energi akan bertahan hingga kuartal III-2026 dan baru mereda secara bertahap setelahnya. Namun, Azis tetap optimistis bahwa selama harga komoditas utama tetap berada pada level yang kuat, tekanan terhadap margin keuntungan emiten tambang logam masih dapat diimbangi. Dengan melihat prospek sektor pertambangan logam ini, ANTAM dinilai lebih terlindungi karena memiliki diversifikasi bisnis yang luas.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** ANTM, TINS, AMMN, INCO
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Minggu, 12 Juli 2026 16:06:01 WIB*