Menjawab Dugaan Pencucian Uang di Balik IPO RANS Entertainment Milik Nagita Slavina dan Raffi Ahmad

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi menjadi perusahaan tercatat usai melakukan initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026). Di balik aksi tersebut, jagat media sosial ramai membicarakan soal dugaan RANS Entertainment milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menjadi sarana pencucian uang (Money laundering).

Secara terbuka,  pihak RANS Entertainment memberikan pernyataan untuk merespons dugaan tersebut. Komisaris Utama RANS Entertainment, Darwin Cyril Noerhadi, menegaskan bahwa seluruh proses IPO RANS Entertainment dijalankan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga: Nama-Nama Konglomerat di Balik IPO RANS Entertainment: Dari Haji Isam hingga Boy Thohir

Maka dari itu, pencucian uang yang disangkakan kepada RANS diklaim hanya rumor yang tidak berdasar.

“Kalau masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumor daripada fakta yang ada,” ungkap Darwin Cyril Noerhadi dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Lebih lanjut, Cyril menyebut bahwa proses IPO ini menjadi momentum penting bagi RANS Entertainment untuk menunjukkan kondisi perusahaan secara transparan sesuai fakta. Terlebih lagi, RANS Entertainment juga telah melalui berbagai rangkaian uji kelayakan yang ketat sebagaimana yang ditetapkan oleh regulator kepada setiap emiten yang akan melantai di Bursa.

Baca Juga: Apa Alasan Pemerintah Tunjuk Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco?

Ia menjelaskan bahwa setidaknya ada tiga aspek utama yang menjadi bagian dari uji kelayakan tersebut, yakni keterbukaan dari sisi hukum, akuntansi, dan informasi.Dari aspek hukum, lanjutnya, seluruh transaksi perusahaan harus didukung dokumen yang sah, termasuk dokumen notaris.

Dari aspek akuntansi, perusahaan wajib membuka pembukuan dan sumber pencatatan keuangannya. Berikutnya, RANS Entertainment juga harus memenuhi seluruh ketentuan mengenai keterbukaan informasi kepada publik.

Cyril menambahkan, RANS juga telah memenuhi aturan terbaru mengenai keterbukaan informasi pemegang saham yang memiliki kepemilikan di atas 1%, serta ketentuan minimum free float sebesar 15%. Hal demikian, lanjutnya, menunjukkan bahwa RANS berkomitmen untuk mengedepankan transparansi dalam pelaksanaan IPO kali ini.

“Saya rasa IPO-nya RANS itu penting untuk menyampaikan apa yang terjadi di emiten ini secara fakta yang ada, mengikuti ketentuan baik dari OJK  dan BEI,” tambahnya.Hal demikian j… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Minggu, 12 Juli 2026 14:06:47 WIB*