Lo Kheng Hong Terima Dividen Rp 18 Miliar dari Kepemilikan Saham GJTL

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
JAKARTA, KOMPAS.com – Lo Kheng Hong menerima dividen senilai Rp 18 miliar dari GJTL (PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL).

Mengutip Kontan Jumat (10/7/2026)  dari Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek PT Gajah Tunggal Tbk per akhir Juni 2026 yang pengelolaannya dilakukan PT Datindo Entrycom selaku Biro Administrasi Efek, Lo memiliki akumulasi saham sebesar 237.450.900 saham atau setara 6,814 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh GJTL.

Baca juga: Perusahaan Raffi Ahmad hingga Jelly IPO, IHSG Sepekan Menghijau

Sahamnya bertambah 1,62 juta saham karena per Mei 2026 ia tercatat cuma memiliki 6,77 persen.

Pemegang saham terbesar GJTL masih Denham Pte Ltd sebanyak 1.724.972.443 saham atau 49,5 persen kepemilikan yang berhak mengendalikan arah perusahaan.

Setelahnya ada Compagnie Financiere yang memiliki 348.480.000 saham atau 10 persen kepemilikan.

Lalu kepemilikan investor publik dengan porsi di bawah 5 persen dalam bentuk nonwarkat berkurang sebanyak 1.619.604 saham, sejalan dengan aksi pembelian yang dilakukan Lo Kheng Hong.

Baca juga: Di Tengah Penurunan IHSG, Danantara Tegaskan Bukan Kendaraan Penyelamat

Ada beberapa pihak pemilik saham GJTL per akhir Juni 2026. Berikut penjelasannya.

Namun, jumlah pemegang saham GJTL mengalami penurunan hingga akhir Juni 2026 sebanyak 22.604 investor, turun 273 investor dibandingkan akhir Mei 2026 yang sebanyak 22.877 investor.

Baca juga: IHSG Menguat 0,20 Persen, Delapan Sektor Berakhir di Zona Hijau

Dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan IHSG, Jumat (10/7/2026) saham GJTL naik 10 poin atau 0,91 persen ke 1.110,00.

Ia mengikuti tren positif IHSG yang naik 0,20 persen aray 11,92 poin ke 5.924,36.

Baca juga: IHSG Diprediksi Sideways, investor Ritel Bisa Cermati Saham BBCA, BUMI, BUVA, Hingga HRTA

Artikel ini pernah tayang di Kontan dengan judul “Terima Dividen Rp 18 M, Lo Kheng Hong Kembali Borong Saham Ini”

*Tanggal Source Berita: Sabtu, 11 Juli 2026 18:41:00 WIB*