Pada tanggal 7 Juli, SpaceX resmi memasuki indeks Nasdaq-100, perusahaan milik Elon Musk itu mencapai valuasi US$2 triliun setelah penawaran saham perdana (IPO) yang sukses. Permintaan obligasi SpaceX mencapai hingga US$90 miliar dan mengejutkan pasar keuangan, menjadikannya IPO terbesar dalam sejarah pasar modal global.
Dalam rangkaian aksi korporasi tersebut, SpaceX mengakuisisi perusahaan AI Cursor senilai US$60 miliar dan menerbitkan obligasi perdana senilai US$25 miliar untuk memperkuat pendanaan ekspansi. Akuisisi Cursor mencerminkan ambisi SpaceX untuk memperkuat kapabilitas AI melalui pengembangan perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan.
Startup tersebut dikenal sebagai penyedia platform yang membantu pengembang perangkat lunak mempercepat proses pemrograman menggunakan AI dan telah membukukan pendapatan tahunan (annualized revenue) lebih dari US$1 miliar pada tahun lalu. Namun, SpaceX bukan satu-satunya perusahaan yang menggelontorkan dana besar untuk AI.
Salesforce, misalnya, akuisisi perusahaan AI Fin senilai US$3,6 miliar untuk memperkuat layanan agen AI yang melayani kebutuhan pelanggan secara otomatis. Keputusan ini menunjukkan meningkatnya persaingan di industri teknologi dan semakin mahalnya kebutuhan modal untuk pengembangan infrastruktur AI dan komputasi.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** SPCX
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 10 Juli 2026 21:30:00 WIB*