IHSG Menguat Tipis di Tengah Sepinya Transaksi, RANS Cetak Kenaikan Tertinggi Hari Pertama IPO

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
JAKARTA – TERKININEWS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat tipis pada perdagangan Jumat (10/7/2026), meski aktivitas transaksi pasar masih relatif sepi. IHSG naik 12 poin atau 0,20 persen ke level 5.924, sementara indeks LQ45 turut menguat 1,9 poin atau 0,32 persen ke posisi 589.
Penguatan indeks terjadi di tengah dominasi 364 saham yang ditutup menguat, berbanding 241 saham yang melemah. Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat, dengan USD/IDR turun 32,1 poin atau 0,17 persen ke level Rp18.064 per dolar AS.
Meski indeks bergerak positif, sejumlah saham berkapitalisasi besar masih menjadi pemberat utama pergerakan IHSG. Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 3,35 persen, disusul PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) yang melemah 1,56 persen, serta PT Astra International Tbk (ASII) yang terkoreksi 1,43 persen.
Dari enam emiten yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini, hanya dua saham yang berhasil mencatatkan kenaikan, yakni PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) dan PRDL. Sementara empat emiten lainnya ditutup di zona merah.
Saham RANS menjadi sorotan utama setelah melonjak 34,11 persen atau naik Rp58 ke level Rp228 pada hari pertama perdagangan. Kenaikan tersebut membawa saham RANS menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA). Perseroan sebelumnya berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Selain RANS, saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) juga mencatatkan penguatan signifikan sebesar 11,05 persen ke level Rp2.310. Perseroan mengungkapkan telah merealisasikan dana IPO sebesar Rp46,85 miliar hingga 30 Juni 2026 untuk akuisisi PT Fiber Media Indonesia, pengembangan jaringan fiber optik, serta pembelian aset. Saat ini DATA masih memiliki sisa dana IPO sekitar Rp1,88 miliar.
Penguatan juga dialami saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang naik 1,87 persen ke level Rp24.500. Perseroan diketahui mengalokasikan dana sebesar Rp23,83 miliar untuk kegiatan eksplorasi melalui dua anak usahanya, PT Stargate Dua Pasific Resources (SDPR) dan PT Agincourt Resources (AR) pada periode Oktober hingga Desember 2025.
Di sisi lain, saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ditutup melemah 1,37 persen ke level Rp4.290. Pelemahan terjadi di tengah rencana perusahaan melakukan stock split dengan rasio 1:5 yang akan meningkatkan jumlah saham beredar dari 4,23 miliar menjadi sekitar 21,14 miliar saham.
Sementara itu, saham PT E… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Jumat, 10 Juli 2026 19:10:00 WIB*