Pada Rabu, 9 Juli 2026, Wali Kota Samarinda Andi Harun hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bankaltimtara di Kutai Timur. Keputusan yang dinyatakan oleh para pemilik saham adalah tidak adanya perpanjangan otomatis bagi direksi, sesuai dengan kebijakan sebelumnya.
Sebagai langkah untuk memperkuat posisi independen di Bankaltimtara, Andi Harun usulkan Sjaharie Jaang sebagai komisaris independent. Nama ini merupakan tokoh dari Kalimantan Timur (Kaltim) yang pernah menjabat Wakil Wali Kota dan Wali Kota Samarinda.
Menurut Andi Harun, dalam RUPS disepakati agar jabatan-jabatan tertentu tidak diperpanjang dan digantikan oleh figur baru. Khususnya Direktur Bisnis dan Syariah yang saat ini dijabat oleh Muhammad Edwin, serta Direktur Operasional dan Manajemen Risiko yang dijabat oleh Yenny Israwati. Sementara itu, posisi komisaris independen yang akan berakhir masa jabatannya dijabat oleh Bela Balus dan Eny Rochaida.
Dalam proses pergantian direktur, Andi Harun menyatakan bahwa Pemkot Samarinda telah memberikan usulan penggunaan model internal first. Ini mengutamakan penjaringan dari kalangan internal terlebih dahulu sebelum membuka opsi lain. Namun, ia menegaskan bahwa proses tersebut harus mengutamakan talenta-talenta terbaik asal Kaltim.
Untuk posisi komisaris independen, Pemkot Samarinda mengusulkan agar diisi melalui seleksi terbatas dengan dua unsur: tokoh masyarakat dan akademisi. Usulan tersebut telah disampaikan secara terbuka dalam RUPS.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 10 Juli 2026 18:52:05 WIB*