PRDL Resmi Melantai dengan Harga IPO Rp120: ARA Melejit 35%

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), anak usaha dari PT Prodia Widyahusada Tbk, resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah menetapkan harga final untuk penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp120. Dalam debut perdananya, PRDL meraup dana segar sebesar Rp62,75 miliar dan saham PRDL berhasil melesat menyentuh batas auto rejection atas (ARA). Di mana, PRDL menguat 35% atau naik 52 poin ke level Rp 621 per saham. IPO PRDL yang dilakukan pada tanggal 9 Juli 2026 menerima sebanyak 1.273.678 antrean pemesanan melalui sistem e-IPO, mengalami oversubscribed hingga 709,93 kali. Dalam aksi korporasi tersebut, PRDL menghimpun dana segar sekitar Rp 62,75 miliar. Sebagian besar dana hasil IPO, sekitar 62%, akan digunakan untuk melunasi sebagian fasilitas pinjaman bank. Sisanya dialokasikan bagi belanja modal dan kebutuhan modal kerja guna mendukung pengembangan operasional PRDL. Dengan berbagai akses perangkat lunak, penataan ulang area produksi, dan penambahan fasilitas Air Handling Unit (AHU) untuk Laboratorium Biomolekuler, belanja modal mencakup pembelian mesin produksi, peralatan kalibrasi, kendaraan operasional, serta penambahan fasilitas air handling unit. Hadirnya PRDL di BEI membuka peluang dan kinerja perseroan.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** PRDL
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Kamis, 09 Juli 2026 09:27:32 WIB*