PRDL Melantai dengan Harga IPO Rp120: Peluang dan Kinerja Perseroan

PT Prodia Diagnostic Line (PRDL), anak usaha dari PT Prodia Widyahusada Tbk, resmi melanjutkan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan harga final sebesar Rp120 per saham pada 9 Juli 2026. PRDL merupakan pionir dalam pembuatan dan pengolahan alat kesehatan untuk diagnosa medis, memiliki lebih dari 1.083 SKU produk aktif yang menjangkau 38 provinsi dan 370 kabupaten/kota di Indonesia. Direktur Utama PRDL, Cristina Sandjaja, berharap perusahaan dapat memperluas penetrasi pasar melalui fasilitas kesehatan primer yang belum seluruhnya terjangkau.

Dari sisi kinerja, PRDL menunjukkan pemulihan yang solid menjelang IPO. Menurut prospektus yang disampaikan pada harga final Rp120, perusahaan menawarkan Price to Earnings (P/E) ratio FY2025 sebesar 8,61x, yang dinilai sangat kompetitif dibandingkan emiten lainnya dalam sektor kesehatan. Dalam konteks ini, PRDL juga mencerminkan pertumbuhan kinerja Perseroan yang terus menunjukkan tren positif.

Dengan dukungan dari ekosistem Prodia, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan solusi diagnostik yang mendukung pengambilan keputusan klinis. Ini adalah peluang besar bagi PRDL dalam mengembangkan bisnisnya seiring dengan pertumbuhan pasar Indonesia dan tantangan global terkait alat diagnosa medis.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** PRDL
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Kamis, 09 Juli 2026 09:09:00 WIB*