PT Credo Tec, perusahaan teknologi data dan penyimpanan pusat data, mengalami penurunan harga saham usai keluarnya dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau Russell 2000. Penurunan ini disebabkan oleh pertumbuhan permintaan untuk memori dan penyimpanan pusat data yang didorong oleh aplikasi Artificial Intelligence (AI). Meskipun demikian, fundamental perusahaan tetap kuat, dengan pendapatan yang terus meningkat dan laporan keuangan yang mencerminkan keberlanjutan pertumbuhan. Pada saat ini, pasar asing masih mengalami outflow dana, mencakup Rp85 triliun selama tahun ini, mempengaruhi stabilitas pasar Indonesia.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** Credo Tec
*Tanggal Source Berita: Rabu, 08 Juli 2026 23:53:46 WIB*